Selamat datang di Safety World Indonesia. Dapatkan Penawaran Produk Safety Terbaik Disini

Kontak & Dukungan

  081902321010   021-62321010   sales@safetyworld.co.id

5 Jenis Alat Pemadam Kebakaran Dan Fungsinya!

12 months ago - Penulis Elizabeth Sarah
5 Jenis Alat Pemadam Kebakaran Dan Fungsinya!

Bencana kebakaran bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Salah satu lokasi yang paling sering mengalami kebakaran adalah rumah. Penanggulangan dan penanggulangan kebakaran bukan hanya tugas dinas pemadam kebakaran, tetapi juga tanggung jawab kita semua. Selain itu, penting bagi kita untuk mengenal alat pemadam kebakaran. Dengan mengetahui jenis-jenis alat damkar, kita bisa lebih siap dalam menghadapi situasi darurat. Yuk, kenali macam-macam alat damkar berikut ini!

Jenis Alat Pemadam Kebakaran Beserta Fungsinya

  1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

    Alat Pemadam Api Ringan Warna Merah

    APAR adalah alat pemadam kebakaran yang ringan, mudah dibawa, dan dapat dioperasikan oleh satu orang dan biasanya digunakan dalam situasi darurat ringan. Ciri khas APAR adalah adanya pressure gauge atau alat pengukur tekanan, yang membantu pengguna memonitor kinerja tabung pemadam. Media yang digunakan dalam APAR bisa berupa karbon dioksida (CO2), chemical dry powder, foam, atau liquid gas.
    Tips Penempatan APAR :
    - Gantung di dinding dengan ketinggian 15-120 cm dari lantai.
    - Letakkan di tempat yang strategis dan mudah dijangkau.
  2. Alat Pemadam Api Berat (APAB)

    Alat Pemadam Api Berat

    APAB, atau yang sering disebut troli, dirancang untuk menangani kebakaran di area yang luas. Dibandingkan dengan APAR, alat ini lebih besar dan dilengkapi dengan roda serta regulator untuk mengatur tekanan gas (CO2 atau N2).
    APAB biasanya digunakan di tempat-tempat rawan kebakaran, seperti SPBU dan kawasan industri. Beratnya bervariasi mulai dari 20 kg hingga 100 kg. Dengan troli khusus, APAB lebih mudah dipindahkan untuk transmisi api yang lebih besar.
  3. Alat Pemadam Api Thermatic

    Alat Pemadam Api Thermatic

    Jenis alat pemadam kebakaran ini bekerja secara otomatis dan biasanya dipasang di plafon. Alat pemadam api thermatic dilengkapi dengan sensor yang akan aktif saat mendeteksi asap atau api. Alat ini menggunakan media seperti gas cair, sehingga cocok untuk tempat yang tidak boleh terkena udara, misalnya ruang server atau laboratorium.
  4. Hidran

    Fire Hydrant Warna Merah


    Hydrant adalah sumber air yang digunakan untuk mengeluarkan api saat kebakaran terjadi. Alat ini biasanya ditemukan di area umum, seperti trotoar jalan atau dekat bangunan besar. Penggunaannya melibatkan sambungan ke selang kebakaran untuk menyuplai udara ke titik kebakaran.
  5. Alat Pemadam Api Portabel

    Alat Pemadam Api Portable Merah


    Sesuai namanya, alat pemadam api portable berukuran kecil dan mudah dibawa ke mana saja. Salah satu contohnya adalah fire stop atau alat pemadam mini yang sering digunakan untuk mengeluarkan api kecil. Beratnya hanya 1-2 kg dan biasanya sekali pakai.

Cara Menggunakan Alat Pemadam Kebakaran dengan Benar

Setelah mengenal berbagai jenis alat pemadam kebakaran, penting juga untuk mengetahui cara penggunaan. Berikut langkah-langkahnya:

Menggunakan APAR

  1. Tarik segel pengaman.
  2. Pegang ujung selang dan arahkan ke sumber api.
  3. Tekan tuas untuk mengeluarkan media pemadam.
  4. Kibaskan selang secara perlahan hingga api padam.

Menggunakan APAB

  1. Posisikan APAB berdiri tegak dan arahkan ke titik kebakaran.
  2. Tarik pin pengaman pada regulator.
  3. Bentangan selang dan tekan tuas untuk mengeluarkan media pemadam.
  4. Semprotkan ke api hingga benar-benar padam.

Dengan mengetahui jenis-jenis alat pemadam kebakaran seperti APAR, APAB, alat pemadam api thermatic, hydrant, hingga alat pemadam api portable, Anda bisa lebih siap dalam menghadapi situasi darurat. Pastikan alat-alat ini ditempatkan di lokasi strategis dan selalu dalam kondisi siap pakai. Kunjungi safetyworld.co.id untuk mendapatkan APD yang sesuai dengan keinginan Anda!